JAKARTA, GNN.com – Aparat dari Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap keberadaan pabrik rumahan narkotika jenis Zenith dalam skala besar di kawasan Mijen, Semarang, Jawa Tengah.
Penggerebekan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran zat berbahaya yang mengancam kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga terkait maraknya peredaran obat terlarang di wilayah Jakarta Barat. Hasil penyelidikan mengarah pada penangkapan seorang pria berinisial P di Penjaringan, Jakarta Utara, dengan barang bukti sebanyak 120 ribu butir Zenith. Dari hasil pemeriksaan awal, P diketahui berperan sebagai kurir yang bekerja di bawah kendali tersangka utama berinisial D.
Berbekal informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak ke Semarang untuk melakukan pengembangan. Pada Kamis (09/04), polisi berhasil menangkap D di rumahnya sekaligus menemukan gudang yang dijadikan lokasi produksi narkotika.
Dari tempat itu, petugas menyita 186 ribu butir Zenith siap edar serta sekitar 1,83 ton bahan baku yang diperkirakan dapat diolah menjadi jutaan pil.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengungkapan ini tidak hanya dilihat dari jumlah barang bukti, tetapi juga dampak yang berhasil dicegah. Peredaran jutaan butir Zenith disebut berpotensi merusak kesehatan hingga mengancam nyawa para penggunanya.
Selain obat-obatan terlarang, polisi turut mengamankan berbagai peralatan produksi seperti mesin cetak otomatis dan alat pengolah bahan.
Jaringan ini diketahui menargetkan kalangan remaja hingga pekerja sebagai pasar utama, sehingga dinilai sangat berbahaya karena kapasitas produksinya besar dan terorganisir.
Saat ini, para pelaku telah diamankan dan dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Narkotika serta KUHP terbaru dengan ancaman hukuman berat. Penyidik masih terus mengembangkan kasus ini untuk memburu pihak lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara warga dan aparat dinilai penting untuk mencegah peredaran narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman serta sehat.
(Red)













