Pemprov Jabar Siapkan Kompensasi bagi Sopir Angkot, Becak, dan Andong Saat Arus Mudik

oleh -20 Dilihat
Kompensasi Sopir Angkot

BOGOR, GNN.com Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap kepolisian dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik pada libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Usai menghadiri kegiatan buka puasa bersama dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan berbagai elemen masyarakat di halaman Kepolisian Daerah Jawa Barat, Dedi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu pengaturan lalu lintas selama musim mudik.

Menurutnya, Pemprov Jabar tidak ingin membebani tugas kepolisian dalam pengamanan arus kendaraan. Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah berencana memberikan kompensasi berupa uang saku kepada pengemudi angkutan kota, becak, dan andong yang biasa beroperasi di jalur mudik.

Dedi mengatakan para pengemudi tersebut akan diminta untuk tidak beroperasi sementara menjelang hingga beberapa hari setelah Lebaran. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan di sejumlah titik jalur utama mudik di wilayah Jawa Barat.

BACA JUGA :  Wagub Erwan Harap Media Bisa Ruang Belajar dan Riset

“Pengemudi yang bersedia berhenti beroperasi sekitar satu pekan akan diberikan uang saku sebagai bentuk kompensasi,” ujar Dedi, Rabu (4/3/2026).

Dengan kebijakan tersebut, arus kendaraan pemudik yang melintas di Jawa Barat diharapkan lebih lancar, terutama bagi masyarakat yang menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Silaturahmi Ramadan

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengaku senang dapat menghadiri acara buka puasa bersama yang juga menjadi ajang silaturahmi dengan berbagai unsur masyarakat di Jawa Barat.

Ia tampak berbincang santai dengan sejumlah perwakilan masyarakat, mulai dari pengemudi ojek online, buruh, hingga mahasiswa.

Listyo menilai kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya kebersamaan masyarakat Jawa Barat dalam menjaga persatuan dan stabilitas keamanan.

BACA JUGA :  KDM Optimistis Target Pembangunan 100.000 Rumah Subsidi Tercapai di Jabar

“Momentum seperti ini penting untuk memperkuat kebersamaan karena stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan baik jika semua pihak saling mendukung,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan safari Ramadan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Hal itu sejalan dengan prinsip yang diusung Polda Jabar, yakni “Sauyunan Jaga Lembur”.

Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga melaporkan program penanganan kemiskinan ekstrem melalui pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Hingga saat ini, Polda Jabar telah membangun 168 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

Secara simbolis, sejumlah penerima manfaat menerima kunci rumah baru yang diserahkan langsung oleh Kapolri. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menempati tempat tinggal yang lebih layak.

BACA JUGA :  Polda Metro Jaya Gandeng Pakar Lintas Disiplin Ungkap Kematian Diplomat Kemlu

 

(Red)

Tentang Penulis: Redaksi ☑️

Gambar Gravatar
Media Online Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.