Satgas Pangan Polri Kembangkan 534 Hektare Bawang Putih di Sembalun

oleh -42 Dilihat
Satgas Pangan Polri

Lombok, GNN.com Program pengembangan bawang putih yang digagas Satgas Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli 2026, luas lahan budidaya bawang putih di kawasan tersebut telah mencapai 534 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.

Dukungan terhadap program tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf ke Kelompok Tani Pusuk Pujata pada Minggu (26/7/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan budidaya sekaligus mendorong peningkatan produksi dan pengembangan varietas bawang putih nasional.

Pengembangan komoditas bawang putih merupakan tindak lanjut atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas nasional sejak awal masa pemerintahannya. Menyikapi kebijakan tersebut, Satgas Pangan Polri mengambil langkah dengan memperluas budidaya bawang putih guna memperkuat ketahanan pangan dalam negeri.

BACA JUGA :  Kapolresta Cirebon Pimpin Pengecekan Pos Pelayanan Rest Area 229 B Dalam Rangka Pengamanan Arus Balik

Program ini mulai dijalankan pada 2025 saat Irjen Pol. Helfi Assegaf menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polri. Awalnya, budidaya dilakukan di lahan seluas 15 hektare bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata. Dalam kurun waktu sekitar satu tahun, luas tanam meningkat menjadi 534 hektare dengan mengembangkan varietas Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang memiliki produktivitas rata-rata 20 hingga 25 ton per hektare.

Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri juga melaksanakan panen raya di area seluas 105 hektare. Hingga kini, proses panen telah mencapai sekitar 73,5 hektare atau 76 persen dari total lahan yang dipanen, dengan produksi mencapai 1.470 ton bawang putih.

Untuk menjaga mutu hasil panen, seluruh produksi diproses melalui dua lantai penjemuran utama serta sejumlah fasilitas penjemuran milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata sebelum dipasarkan.

BACA JUGA :  Keberhasilan Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Cegah Kriminalitas Jalanan

Irjen Pol. Helfi Assegaf menilai keberhasilan pengembangan bawang putih di Sembalun menjadi bukti sinergi antara Polri dan para petani dalam mendukung target swasembada pangan nasional.

“Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan menjadi semangat kami untuk terus bergerak. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh tantangan, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Karena itu, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata terus meningkatkan luas tanam, produktivitas, dan kualitas bawang putih agar Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung pada impor,” ujar Helfi.

Ia juga mengungkapkan bahwa inovasi di sektor pertanian akan terus diperkuat. Dalam waktu dekat, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata berencana memperkenalkan varietas bawang putih baru hasil uji genetik bernama HAAS.

BACA JUGA :  Aparat Penegak Hukum (APH) dan Kalapas Kelas IIA Cikarang Sidak Blok Hunian dan Tes Urine Warga Binaan

Varietas tersebut diklaim memiliki kemampuan beradaptasi di berbagai ketinggian, menghasilkan umbi berukuran lebih besar, serta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas bawang putih nasional. Kehadiran varietas HAAS juga diharapkan dapat memperluas pengembangan bawang putih ke berbagai daerah sehingga mendukung tercapainya kemandirian pangan Indonesia.

 

(Red)

Tentang Penulis: Redaksi ☑️

Gambar Gravatar
Media Online Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.