BEKASI, GNN.com – Musim Hujan pada saat akhir tahun 2025, telah terjadi atap rumah ambruk yang di alami oleh warga Teluk Pucung tepatnya RT 001 RW 001 kelurahan Teluk Pucung Bekasi Utara, pada kejadian tersebut warga yg terkena musibah tersebut sedang istirahat pada malam hari karena hujan angin dan yg berintensitas curah hujan yg tinggi menyebabkan rumah salah satu warga di Teluk Pucung atap nya ambruk.
Musibah tersebut sudah di ketahui oleh ketua RT dan RW setempat dan juga sudah di infokan kepada lurah setempat namun lagi-lagi tidak mendapatkan penanganan dan solusi solutif dari pihak kelurahan, sehingga mendapatkan kecaman dari para pengurus Gerakan Warga dan Anak Muda (GERAM).
Kali ini Yasser M K selaku Kordinator Gerakan Warga dan Anak Muda (GERAM) Bekasi, menyayangkan sikap pemerintah Kota Bekasi yang seolah-olah diam dan tidak punya hati nurani terhadap musibah yg terjadi kepada salah satu warga nya.
“Kejadian ini sudah terjadi selama hampir 5 bulan namun tidak ada penanganan dan tindakan dari pihak pemerintah Kota Bekasi, apa fungsi dari kutipan Pajak yang selalu kita berikan kepada pemerintah setiap tahun nya, informasi yang di sampaikan kepada pihak kelurahan teluk Pucung seolah-olah lurah nutup mata, kami akan gelar aksi atau unjuk rasa ke kelurahan Teluk Pucung dan kantor walikota Bekasi agar mendapatkan satu perhatian dan ada nya solusi penanganan guna terciptanya fungsi dari Pancasila yang Hakiki,” pungkasnya.
(M, sani)










