CIAMIS GNN COM
Kegiatan yang berlangsung di Blok Batubelah RT 04 RW 02 Dusun Campaka tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., dan dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polres Ciamis, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani, ST, M.Si., Kepala Desa Wangunjaya Dede Nuraini, S.Keb., serta warga masyarakat setempat yang selama musim kemarau mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Ciamis bersama BPBD Kabupaten Ciamis menyalurkan satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter kepada masyarakat. Selain dibagikan kepada warga, air bersih juga digunakan untuk mengisi toren penampungan air di Masjid Al Ikhlas Dusun Campaka guna memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.
Kapolres Ciamis AKBP Eko, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus upaya untuk membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
“Polres Ciamis akan terus hadir di tengah masyarakat. Selain menyalurkan bantuan air bersih, kami juga berencana memberikan tiga unit toren atau tandon air berkapasitas 2.000 liter untuk mendukung penampungan air bersih di wilayah yang rawan mengalami kekeringan. Dengan adanya fasilitas tersebut, proses distribusi air dapat berjalan lebih efektif dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ujar AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si.
Lebih lanjut, Kapolres juga meminta pihak BPBD Kabupaten Ciamis untuk melakukan kajian teknis terkait kemungkinan pembangunan sumur bor di lokasi yang kerap mengalami krisis air bersih. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan kekeringan yang setiap tahun melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Ciamis, hingga saat ini terdapat 22 desa di 15 kecamatan yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau tahun 2026. Kondisi tersebut membuat Kabupaten Ciamis masih berstatus Siaga Darurat Kekeringan.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis melalui BPBD bersama Polres Ciamis dan jajaran Polsek terus melaksanakan pendistribusian air bersih setiap hari kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah terdampak.
Kegiatan penyaluran bantuan air bersih berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus menjadi langkah awal dalam menghadirkan solusi permanen bagi daerah yang selama ini mengalami kesulitan akses air bersih saat musim kemarau.
Harkamtibmas, Polres Ciamis, Polda Jabar





