Jabar Perkuat Layanan Kesehatan Primer demi Dongkrak Angka Harapan Hidup

oleh -44 Dilihat
Program KITA SEHAT

Bandung, GNN.com Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam meningkatkan angka harapan hidup masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan primer yang terintegrasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan berkualitas.

Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, saat menghadiri peluncuran Program KITA SEHAT di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Erwan mengatakan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, Program KITA SEHAT diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus mendorong pembenahan tata kelola sektor kesehatan agar semakin efektif, merata, dan berkelanjutan.

Ia menilai program tersebut selaras dengan kebutuhan Jawa Barat, terutama dalam mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan status gizi balita. Melalui kolaborasi tersebut, transformasi layanan kesehatan di seluruh 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat diharapkan dapat berjalan lebih cepat.

BACA JUGA :  Wagub Erwan Harap Media Bisa Ruang Belajar dan Riset

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Jawa Barat sebelumnya telah meluncurkan Program Dokter Desa. Program ini menghadirkan tenaga kesehatan ke wilayah terpencil sehingga masyarakat memperoleh akses layanan medis yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas.

Erwan optimistis keberhasilan transformasi sektor kesehatan di Jawa Barat tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian target pembangunan kesehatan nasional.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa peningkatan usia harapan hidup menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan kesehatan. Pemerintah menargetkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia meningkat dari 74 tahun menjadi 76 tahun dalam lima tahun mendatang.

Menurut Budi, pemerintah kini mengedepankan pendekatan promotif dan preventif dengan menjaga masyarakat tetap sehat sebelum memerlukan pengobatan. Karena itu, penguatan layanan kesehatan primer menjadi fokus utama dalam kebijakan kesehatan nasional.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Instruksikan ASN untuk Menjalani Hidup Sederhana dan Menghindari Gaya Hidup Mewah

Ia menjelaskan, masyarakat yang menerapkan pola hidup sehat berpeluang lebih besar terhindar dari penyakit kronis sehingga ketergantungan terhadap layanan rumah sakit dapat ditekan. Budi juga mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap tahun sebagai langkah deteksi dini berbagai risiko penyakit.

Selain itu, Budi menyebut dukungan Pemerintah Australia melalui Program KITA SEHAT akan memperkuat layanan kesehatan primer sehingga upaya promotif dan preventif dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.

 

(Red)

Tentang Penulis: Redaksi ☑️

Gambar Gravatar
Media Online Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.