Jakarta GNN.COM – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, bertemu langsung dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurrachman, beserta jajaran kementerian di kantornya di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Bupati TRK mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas dan mematangkan persiapan kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Nagan Raya pada 11 November 2026.
“Saya tadi sudah jumpa pak Menkopolhukam membahas persiapan-persiapan, agar kegiatan yang kita rencanakan nantinya dapat berjalan lancar” ujar TRK
Kunjungan Presiden direncanakan dalam rangka menyaksikan kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer, mulai dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga halaman Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok) di Kota Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, dengan melibatkan sekitar 13.000 peserta.
Bupati TRK mengungkapkan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi momentum peringatan Hari Pahlawan, dan sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme.
“Selain itu, juga untuk menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan dan jasa para pahlawan bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan ini lanjutnya, menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai pihak, baik organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, TNI, Polri, Mahasiswa, pelajar, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat lainnya.
“Angka 24 kilometer sendiri yang menjadi panjang pembentangan bendera turut merefleksikan usia Kabupaten Nagan Raya yang telah mencapai 24 tahun,” jelas Bupati TRK.
Menurutnya, selain memiliki nilai kebangsaan dan historis, kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat nama Nagan Raya di tingkat nasional hingga internasional.
“Sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, meningkatnya geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), baik menjelang maupun selama kegiatan berlangsung,” terangnya.
“Keberhasilan kegiatan ini membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pihak agar momentum bersejarah tersebut dapat terlaksana dengan baik serta meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya dan Indonesia,” imbuhnya.
Sofyan











